Ngrasain naik Skytrain dan Kereta Bandara Soekarno-Hatta

Skytrain Soetta

Skytrain Soetta

Minggu, 14 Januari 2018

Ini cerita lumayan latepost tapi gak papa deh, belum sampai 1 minggu juga 😁 Jadi ceritanya aku ada rapat 5 hari di Jakarta dari tanggal 15 sampai 19 Januari. Rapat atau istilah kerennya konsinyering ini udah sering aku ikut, sebenernya udah bosen juga bolak balik Jakarta 😜😜 tapi ya sudah karena pak bos yang minta jadi tetep harus dilaksanakan sepenuh hati 🕵 Perjalanan kali ini tetep ya ditemenin istri terendutcinta. Tiba-tiba aja ada rencana untuk nyobain kereta baru dari bandara yang lebih dikenal dengan nama Skytrain. Gugling sana-sini dapet informasi kalau mau naik ini kereta harus turun di Terminal 3, lalu naik Skytrain, baru naik kereta bandara. Harga tiketnya sendiri Rp70.000,00 per orang. Berhubung tidak dikejar-kejar waktu, ya udah diniatin buat nyoba ni kereta baru. Beli tiket garuda minggu siang, trus terbang dehh 🛫🛫🛫

Oh iya sebelum terbang, bagi pembaca yang posisinya di Makassar, tarif tol sekarang udah naik lho. Di gerbang tol Kaluku Bodoa naik dari 8000 jadi 9000 rupiah, lalu di gerbang tol Tamalanrea naik dari 2500 jadi 3500 rupiah. Naik dikit sih, gak terlalu material 🤑 apalagi kalau pembayaran tol udah pake eToll Card ya gak bakal kerasa. Di tol makasssar sendiri masih ada beberapa gate yang terima uang tunai, tapi cari aman beli aja eToll Card sekarang udah banyak dijual di Indomaret sama Alfamart juga.

Continue reading

Web Developing vs Content Writing

Agak aneh mungkin ya judulnya, intinya begini. Web developing adalah proses pembuatan web yang lebih ke hal-hal berbau teknis. Sebagai contoh mulai dari kita membeli domain dan hosting atau cari gratisan seperti di Blogger, menentukan apakah akan membuat web secara manual koding, pake Framework, atau paling gampang pake CMS. CMS nya sendiri ada macem-macem, ada WordPress, Joomla, Drupal, dan sejenisnya. Setelah itu, kita tentuin tema dan plugin sesuai kebutuhan. Kalau Content Writing adalah proses penulisan artikel-artikel atau konten dari website yang udah kita buat. Bisa berupa berita, pengalaman sehari-hari, review, cerita waktu traveling, dan lain-lain. Lalu apa nih kok tiba-tiba ngomongin Web Developing dan Content Writing, mana diadu lagi. Oke begini sejarahnya..

Sebagai seorang mantan mahasiswa jurusan komputer, aku mulai kenal seluk beluk pembuatan website saat semester 3. Waktu itu salah satu instansi di dalam kampus menawarkan doman dan hosting gratis buat mahasiswa. Ya udah aku gak sia-siain kesempatan ini, langsung deh buat website dan hasilnya bisa dilihat di http://rahmat-set.web.ugm.ac.id 😜😜.  Yah namanya pemula jadinya kayak gitu tuh haha. Seiring berjalannya waktu, aku jadi tahu bahwa aku ini lebih suka membuat website alias Web Developing daripada mengisi webku dengan artikel-artikel atau Content Writing. Beberapa kali aku mengoprek (baca:mengubah,menyesuaikan sesuai keinginan) daleman website seperti bermain di tema, plugin, dan CMS tapi jarang sekali aku menulis di sana, jadinya kosong dan gak menarik. Ibarat Masjid yang dibangun sebagus apapun tapi kalau tidak ada jamaahnya terkesan kosong, hampa, dan tidak bermakna ☹☹☹ Continue reading

Hematnya Transaksi Antar Bank via FLIP

Siapa di antara kalian yang belum pernah melakukan transfer atau transaksi antar bank, pasti pernah kan ya.. Satu poin yang paling mbedain transfer sesama dengan antar bank adalah adanya biaya administrasi. Biaya administrasi ini besarnya macem-macem tergantung asal dan tujuan transfer bank. Sebagai contoh kalau BNI mengenakan biaya transfer ke bank lain sebesar Rp6.500,00. Coba aja kalau dalam sehari kita transfer ke rekening bank yang berbeda-beda, tekor dah pasti itu 6.500 kali berapa transaksi. Untungnya sekarang ada FLIP.

Bagi yang belum tau, FLIP ini adalah layanan untuk melakukan transfer antar bank tanpa biaya. Yap, itu dia kata kuncinya, tanpa biaya. Dengan menggunakan FLIP tentunya akan menghemat biaya administrasi yang dikeluarkan waktu melakukan transaksi antar bank. Kalau baca dari webnya, cara kerjanya cukup simpel. Mereka memiliki suatu rekening jembatan  untuk berbagai macam bank yang akan meneruskan transaksi ke bank tujuan yang sama. Misal nih, aku mau transfer dari BNI ke Mandiri. Continue reading

Xiaomi MI 4s, Performa Gahar Tampilan Menawan

Artikel ini bersumber dari web utama saya di http://setyaji.com. Berhubung ada rencana redesign website, ya udah saya bawa ke mari aja ya..selamat membaca

Siapa yang tidak tahu Xiaomi ? Perusahan teknologi asal China pimpinan Lei Jun ini telah menelurkan segudang produk-produk teknologi dari perangkat telekomunikasi sampai perangkat rumah pintar (Smart Home). Salah satunya adalah Mi 4S, smartphone besutan Xiaomi yang masuk jajaran ponsel high-end. Xiaomi Mi 4S diperkenalkan ke publik pada bulan Februari 2016, bersamaan dengan diluncurkannya Xiaomi Mi 5. Walaupun spesifikasi yang dimiliki oleh Mi 4S masih di bawah Mi 5, namun smartphone ini patut diperhitungkan mengingat spesifikasi yang diusung termasuk paling tinggi di kelasnya. Selain itu, tampilan smartphone ini sangat elegan dan mewah dengan dipakainya bahan kaca dan aluminium dalam sebagian besar body nya. Lalu bagaimana performa dari Mi 4s ini dalam pemakaian sehari-hari ? Penulis mencoba memberikan review berdasarkan pemakaian normal dan berat, mari kita lihat satu persatu.

Bodi dan Tampilan Luar

      Mi 4S memiliki dimensi bodi 139.3 x 70.8 x 7.8 mm dan berat 133g, nyaman digenggam dalam satu tangan. Layar yang dipakai berjenis IPS LCD layar sentuh kapasitif berukuran 5 inchi dan memiliki piksel 1080 x 1920 berkerapatan 441 ppi yang nyaman di mata. Mi 4s tampil menawan berkat disematkannya bahan kaca pada bagian belakang sehingga tampak mewah. Mi 4s mengusung konsep unibodi, yang berarti batrei menyatu dengan bodi dan tidak bisa dilepas. Smartphone ini terasa ringan karena dipakainya aluminium sebagai bahan dasar bodinya. Tidak ada tombol fisik home yang disematkan pada Mi 4s, kecuali tombol power dan volume.

Continue reading

Menjadi Seorang IT Auditor

Artikel ini bersumber dari web utama saya di http://setyaji.com. Berhubung ada rencana redesign website, ya udah saya bawa ke mari aja ya..selamat membaca

Sebenernya saya penasaran, bagaimana jika auditor dihubungkan dengan IT, mungkin ini bisa menjadi sedikit jawaban, menjadi auditor IT, hehehe langsung ijin copas aja dari http://dim24.wordpress.com/2012/06/28/jika-menjadi-seorang-it-auditor/

Pada kesempatan ini penulis akan menjelaskan gambaran pekerjaan jika menjadi auditor IT, apa saja hal yang akan dilakukan dan yang tidak harus dilakukan oleh seorang auditor. serta akan disampaikan resiko-resiko yang akan dihadapi oleh seorang auditor.
Pertama akan dijelaskan terlebih dahulu apa itu audit IT. Audit IT merupakan proses pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan sistem informasi dalam perusahaan. sehingga menjadi Seorang auditor IT itu tidaklah mudah karena harus bertanggung jawab terhadap  gagalnya pengembangan sistem informasi yang menyebabkan kerugian serta menuntut kedisiplinan kerja secara profesional.
Agar dapat memahami proses audit teknologi informasi, setidaknya harus memahami jenis/bagian secara umum dari teknologi informasi itu sendiri yang terdiri atas:

Systems and Applications
Pada bagian ini mewakili bagaimana sebuah data diproses melalui aplikasi perangkat lunak komputer yang dikelola melalui suatu sistem yang biasanya terdiri atas tingkatan hierarkis yang mengikuti aturan bisnis yang berlaku di organisasi yang menggunakannya. Sehingga proses auditnya sendiri akan meliputi verifikasi terhadap sistem dan aplikasinya apakah handal, efisien serta memiliki kontrol yang melekat untuk memastikan kebenaran, kehandalan, kecepatan maupun keamanan pada saat pengiriman, pemrosesan serta pengeluaran informasi di setiap tingkatan kegiatan sistem.
Information Processing Facilities
Merupakan komponen yang terkait dengan fasilitas-fasilitas yang digunakan untuk mengolah informasi di suatu organisasi. Biasanya ini terkait dengan perangkat keras seperti misalkan scanner, komputer server, formulir, dsb. Di komponen teknologi informasi ini dilakukan verifikasi untuk memastikan apakah fasilitas pemrosesan terkendalikan untuk memastikan kecepatan, ketepatan dan tingkat efisiensi dari aplikasi-aplikasi berada dalam kondisi normal serta di bawah kemungkinan adanya potensi kerusakan/gangguan.

Kualitas Pribadi seorang Auditor Internal

Artikel ini bersumber dari web utama saya di http://setyaji.com. Berhubung ada rencana redesign website, ya udah saya bawa ke mari aja ya..selamat membaca

Auditor internal yang kompeten paling tidak harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Sifat Ingin Mengetahui

Tertarik pada semua jenis operasi secara utuh. Menanyakan pertanyaan seperti: “Apa yang sebenarnya divisi itu sedang lakukan? Kegiatan tersebut bertujuan apa ? Bagaimana kaitan kerja divisi tersebut dengan kerja unit-unit lain ? Apakah ada cara yang lebih baik dan lebih cepat ?

Auditor harus peka terhadap persoalan yang sedang terjadi dalam organisasi di semua tingkatan. Auditor harus berusaha agar seluruh pihak mau terbuka tentang segala hal yang terkait dengan ruang lingkup auditnya.

Ketekunan dan Keteguhan Hati

Melakukan investigasi sampai tuntas, hingga seluruh kedalaman situasi dan permasalahan secara penuh dimengerti. Auditor harus mencoba terus, jika perlu, auditor dapat memodifikasi program dan langkah-langkahnya untuk mencapai tujuannya. Auditor harus melakukan pengujian, pemeriksaan, analisa dan lainnya, sampai auditor memiliki keyakinan yang memadai atas keterangan yang diperolehnya.

Continue reading

Opo tumon ???

Finger, tindis (baca:pencet) logo warna hijau, bales pesen chat temen. Suddenlyyy (bacanya pake nada Yesterday-nya The Beatles) terketiklah itu kata-kata aneh bin ajaib

Opo tumon

Serius, entah dari mana itu kata bisa melintasi pikiranku. Kata-kata yang bahkan udah berpuluh-puluh tahun yang lalu terakhir aku ucapkan, eh bukan, terakhir aku pikirkan karena aku gak inget pernah ngomong kayak gitu, nulispun juga nggak pernah. Opo tumon, begini nih sejarahnya.opo tumon

Dulu pas jaman SD aku beberapa kali main ke rumah nenekku di kota yang selalu dapet nilai 7 waktu ujian, yap betul sekali itu adalah Salatiga 😋. Kalau di bilang kota, waktu dulu sih aku selalu nyebutnya desa karena masih banyak hutan-hutan dan sepi penduduk. Memang sih rumah nenek ini bukan persis di kotanya, tapi lebih ke kecamatan yang agak jauh dari kota. Nanti kapan-kapan aku cerita pengalaman di rumah nenek ya, sekarang kembali fokus ke Opo Tumon

Continue reading

Telolet lagi

Pulang kerja, ambil motor di parkiran. Parkiran motor di tempat kerjaku ini deket banget sama jalan raya. Pas lagi mau pakai helm, eh ada truk lewat. Karena macet, dibunyiin dong klaksonnya. Tebak suara apa, teloleeettt…. Eh tunggu dulu, tapi telolet yang ini lebih update lho, telolet paka nada nyanyian Baby Shark. Jadi bunyinya “teeloooletloletloletlolet teloletloletloletlolet teloleeettttt”. Pasti tu yang punya truk sering nemenin anaknya nonton acara anak-anak..hahahaha….

Tap Tap Kerjaan Numpuk

Minggu ini kerjaan full tiada henti. Efek akhir tahun mungkin ya, jadi semuanya harus selesai sesuai deadline. Dari hari senin sampai hari ini yang tercatat Kamis, 14 Desember 2017, masih aja ada kerjaan yang belum kelar. Sampai beberapa kali harus inget kerjaan mana yang belum diselesein. Biasanya juga sampe bingung apa yang mesti dikerjain  :mrgreen:

Roda pekerjaan pasti berputar

Kewajiban, Beban, Keadilan

Masih teringat pelajaran waktu di tingkat sekolah dasar ( atau menengah pertama? antara itulah)..yap, Hak dan Kewajiban. Guru kita berkata, tunaikan kewajiban dulu baru kamu bisa minta hak mu. Jadi kalau ibu nyuapin anaknya, itu hak apa kewajiban hayooo..(haakkemmm 😂😂)

Kewajiban memang identik sama tanggungjawab di manapun dan aktifitas apapun yang kita lakuin. Ambil aja contoh kecil waktu kerja di kantor. Ngomongin kantor pasti identik dengan kerjaan numpuk gak selese2 kan ya 😅 tapi klo dikerjain ya pasti selesai juga..apa iyaaa..???

Pekerjaan, tergantung kita anggep itu amanah atau beban, ujung2nya harus kita pertanggungjawabkan

Kayaknya kelamaan kerja di badan keuangan satu ini, bikin dikit2 nulis pertanggungjawaban, ya maap keseringan ngarang temuan waktu ngaudit 😋

Bukan, bukan bermaksud mengeluh pada pekerjaan yang sedang ada. Kalau kita lihat judul tulisan ini, ada satu kata yang belum pernah muncul. Yap, keadilan.

Continue reading