Hujan

Hujan adalah anugerah, berkah dari tuhan yang sepatutnya kita syukuri..kapanpun datangnya, timing tepat atau tidak tepat..

Seperti malam ini, berangkat ke masjid sudah gerimis. Pas masuk rakaat pertama langsung bress dueress sekali hujan sampai shalat Isya selesai. Baru bisa pulang setengah jam setelahnya, dan untung bawa mantel hujan di motor 😁😁

Karena hujan adalah anugerah yang patut disyukuri kapanpun datangnya

Datang juga hari senin

Di mulai dengan absen masuk kantor tepat pukul 8 titik nol nol lebih 38 detik. Sebenernya yakin nggak telat, cuman di jalan banyak kena macet plus lampu merah beberapa kali jadinya mepet banget absennya.

Setelah absen, lanjut sarapan bareng istri. Menu andalan dipagi hari, bubur Amsterdam plus sate telur burung puyuh. Di sini kayak pindah kantor soalnya banyak temen-temen yang makan bubur juga.

Balik kantor, langsung nggosip masalah banpol ditambah ada revisi-revisi gak penting lainnya. Lagi asik ngerjain banpol, temen-temen dari Enrekang datang konsultasi.

Dan sampai sekarang belum sempet makan siang, laperrr…eh nggak juga ding, soalnya udah diganjel Markobar 2 iris.

Malam-malam nyuci motor

Kelebihan nyuci motor sendiri adalah kita bisa tahu gejala-gejala kerusakan pada motor. Seperti baut-baut kendur, listrik mati, cooler tinggal dikit, dan sebagainya. Coba dicuci di tempat cuci motor, gak bakal ketauan tuh dibiarin aja sama yang nyuci. Yah keluar kringat dikit gak apa lah yang penting motor tetap prima

Acara siang ini ceritanya tilik bayi

Bayi ini berasal dari keluarga tidak mampu. Ibunya meninggal waktu melahirkan dia, lalu tinggal bapak dan 2 kakaknya yang mengurus. Kami memberi bantuan ala kadarnya untuk meringankan beban si bayi.

Membantu sesama adalah perbuatan yang mulia, itu pasti. Tapi sempat terpikir, memang ada istilah banyak anak banyak rejeki. Janganlah takut akan kondisi ekonomi yang dimiliki saat ini karena nanti pasti dicukupkan oleh Allah ketika niat kita baik.Namun, seyogyanya, perlu juga dipikirkan kondisi ekonomi yang ada sekarang, jangan sampai malah mendzolimi buah hati karena ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Untuk si bayi mungil, insya Allah pasti dicukupkan kebutuhanmu oleh Yang Menciptakanmu, percayalah. Jadilah orang yang nantinya lebih baik dari kedua orang tuamu, rubahlah kondisi kehidupan keluargamu menjadi lebih baik dari sebelumnya.