{"id":182,"date":"2017-12-18T11:14:04","date_gmt":"2017-12-18T03:14:04","guid":{"rendered":"http:\/\/rahmat.setyaji.com\/?p=182"},"modified":"2018-01-10T11:39:24","modified_gmt":"2018-01-10T03:39:24","slug":"menjadi-seorang-it-auditor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/menjadi-seorang-it-auditor\/","title":{"rendered":"Menjadi Seorang IT Auditor"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-188 alignright\" src=\"http:\/\/rahmat.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/IT-Auditor-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/IT-Auditor-300x300.jpg 300w, https:\/\/rahmat.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/IT-Auditor-150x150.jpg 150w, https:\/\/rahmat.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/IT-Auditor.jpg 570w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12px; color: #0000ff;\"><strong><em>Artikel ini bersumber dari web utama saya di http:\/\/setyaji.com. Berhubung ada rencana redesign website, ya udah saya bawa ke mari aja ya..selamat membaca<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebenernya saya penasaran, bagaimana jika auditor dihubungkan dengan IT, mungkin ini bisa menjadi sedikit jawaban, menjadi auditor IT, hehehe langsung ijin copas aja dari http:\/\/dim24.wordpress.com\/2012\/06\/28\/jika-menjadi-seorang-it-auditor\/<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pada kesempatan ini penulis akan menjelaskan gambaran pekerjaan jika menjadi auditor IT, apa saja hal yang akan dilakukan dan yang tidak harus dilakukan oleh seorang auditor. serta akan disampaikan resiko-resiko yang akan dihadapi oleh seorang auditor.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pertama akan dijelaskan terlebih dahulu apa itu audit IT. Audit IT merupakan proses pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan sistem informasi dalam perusahaan. sehingga menjadi Seorang auditor IT itu tidaklah mudah karena harus bertanggung jawab terhadap \u00a0gagalnya pengembangan sistem informasi yang menyebabkan kerugian serta menuntut kedisiplinan kerja secara profesional.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Agar dapat memahami proses audit teknologi informasi, setidaknya harus memahami jenis\/bagian secara umum dari teknologi informasi itu sendiri yang terdiri atas:<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong><br \/>\n<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Systems and Applications<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pada bagian ini mewakili bagaimana sebuah data diproses melalui aplikasi perangkat lunak komputer yang dikelola melalui suatu sistem yang biasanya terdiri atas tingkatan hierarkis yang mengikuti aturan bisnis yang berlaku di organisasi yang menggunakannya. Sehingga proses auditnya sendiri akan meliputi verifikasi terhadap sistem dan aplikasinya apakah handal, efisien serta memiliki kontrol yang melekat untuk memastikan kebenaran, kehandalan, kecepatan maupun keamanan pada saat pengiriman, pemrosesan serta pengeluaran informasi di setiap tingkatan kegiatan sistem.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Information Processing Facilities<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Merupakan komponen yang terkait dengan fasilitas-fasilitas yang digunakan untuk mengolah informasi di suatu organisasi. Biasanya ini terkait dengan perangkat keras seperti misalkan scanner, komputer server, formulir, dsb. Di komponen teknologi informasi ini dilakukan verifikasi untuk memastikan apakah fasilitas pemrosesan terkendalikan untuk memastikan kecepatan, ketepatan dan tingkat efisiensi dari aplikasi-aplikasi berada dalam kondisi normal serta di bawah kemungkinan adanya potensi kerusakan\/gangguan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Systems Development<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Adalah bagian dari proses pembangunan maupun pengembangan dari sistem yang sudah ada dalam suatu organisasi sesuai tujuan-tujuan aktivitasnya. Proses audit pada komponen ini ditujukan untuk memverifikasi apakah setiap sistem yang sedang dalam proses pengembangan sesuai dengan tujuan\/pedoman\/arahan\/visi\/misi dari organisasi penggunanya. Selain itu proses audit pada bagian ini juga ditujukan untuk memastikan apakah selama proses pengembangan sistem sesuai dengan standar-standar yang secara umum digunakan dalam pengembangan sistem.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Management of IT and Enterprise Architecture<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pengelolaan atas teknologi informasi serta arsitektur seluruh lingkup internal organisasi yang disesuaikan dengan struktur dan prosedur yang ditetapkan oleh manajemen adalah sangat penting. Pentingnya hal tersebut memerlukan proses audit yang dilaksanakan untuk memastikan apakah segenap lingkungan\/komponen organisasi dalam pemrosesan informasinya dilakukan secara terkendali dan efisien.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Client\/Server, Telecommunications, Intranets, and Extranets<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Komputer, peralatan telekomunikasi, sistem jaringan komunikasi data elektronik (intranet\/extranet) serta perangkat-perangkat keras pengolahan data elektronik lainnya adalah komponen dari sebuah teknologi informasi. Audit di bagian ini menjadi penting untuk melakukan verifikasi atas seperangkat pengendalian pada infrastruktur perangkat keras yang digunakan dalam pemrosesan serta komunikasi data secara elektronik dalam suatu sistem jaringan yang terintegrasi.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dimana dalam melaksakan proses audit teknologi\/sistem informasi meliputi tahapan-tahapan berikut :<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Planning<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pada tahapan ini lakukan perencanaan menyeluruh atas hal-hal mendasar seperti:<\/div>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Fokus komponen yang akan diaudit<\/li>\n<li>Alat (framework) yang akan digunakan sebagai pedoman pelaksanaan audit<\/li>\n<li>Kebutuhan sumber daya yang diperlukan<\/li>\n<li>Hasil akhir yang diinginkan dari proses audit<\/li>\n<li>Jadual kegiatan<\/li>\n<li>Rencana Anggaran Biaya jika menggunakan jasa pihak lainnya<\/li>\n<\/ul>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Studying and Evaluating Controls<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pada tahap ini setelah kita mempelajari bagaimana kondisi dari obyek audit kita. Biasanya secara mendasar fokus dari audit adalah kemampuan pengendalian\/kontrol atas obyek tersebut. Kemudian dari hasil melakukan analisis tersebut disusun evaluasi atasnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong><br \/>\n<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Testing and Evaluating Controls<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Setelah mempelajari dan mengevaluasi hasil analisisnya, tahap berikutnya adalah melakukan serangkaian pengujian atas obyek audit kita.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pengujian tersebut tentunya menggunakan standar-standar baku berdasarkan framework yang sudah ditetapkan sebelumnya untuk digunakan dalam proses audit.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sama halnya dengan tahapan sebelumnya, inti dari proses audit adalah melakukan telaah uji atas kemampuan pengendalian atas setiap aspek dari sumber daya teknologi informasi yang ada berdasarkan batasan-batasan yang sudah disepakati sebelumnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hasil dari pengujian tersebut kemudian dievaluasi untuk disusun dalam laporan hasil pemeriksaan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Reporting<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Seluruh tahapan yang telah dilakukan sebelumnya dalam proses audit teknologi informasi kemudian didokumentasikan dalam suatu laporan hasil pemeriksaan\/audit.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>Follow-up<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hasil dari laporan hasil pemeriksaan\/audit kemudian ditindaklanjuti sebagai acuan para pemegang kebijakan di setiap tingkatan manajemen organisasi dalam menentukan arah pengembangan dari penerapan teknologi informasi di organisasi tersebut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Risiko-risiko yang mungkin ditimbulkan sebagai akibat dari gagalnya pengembangan suatu sistem informasi, antara lain :<\/div>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Biaya pengembangan sistem melampaui anggaran yang ditetapkan.<\/li>\n<li>Sistem tidak dapat diimplementasikan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.<\/li>\n<li>Sistem yang telah dibangun tidak memenuhi kebutuhan pengguna.<\/li>\n<li>Sistem yang dibangun tidak memberikan dampak effisiensi dan nilai ekonomis terhadap jalannya operasi institusi, baik pada masa sekarang maupun masa datang.<\/li>\n<li>Sistem yang berjalan tidak menaati perjanjian dengan pihak ketiga atau memenuhi aturan yang berlaku.<\/li>\n<\/ul>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini bersumber dari web utama saya di http:\/\/setyaji.com. Berhubung ada rencana redesign website, ya udah saya bawa ke mari aja ya..selamat membaca Sebenernya saya penasaran, bagaimana jika auditor dihubungkan dengan IT, mungkin ini bisa menjadi sedikit jawaban, menjadi auditor IT, hehehe langsung ijin copas aja dari http:\/\/dim24.wordpress.com\/2012\/06\/28\/jika-menjadi-seorang-it-auditor\/ Pada kesempatan ini penulis akan menjelaskan gambaran\u2026 <span class=\"read-more\"><a href=\"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/menjadi-seorang-it-auditor\/\">Read More &raquo;<\/a><\/span><\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-182","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-auditing"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=182"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rahmat.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}