Seputar Reksadana

By | 12 Februari 2019

Nah, coba-coba mengulas seputar reksadana nih. Cekidot…..

Reksa Dana merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka. Reksa Dana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas. Selain itu Reksa Dana juga diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Continue reading

Galau mau nulis apa

By | 4 Februari 2019

Tepat setahun lebih sejak tulisan terakhir tentang Skytrain, sampai sekarang masih bingung mau nulis apa šŸ˜€ Sebenarnya kalau ide sih banyak, hanya belum ada semangat buat nuanginnya di blog ini. Semoga secepatnya dapet update blog lagi deh…lanjut kerja dulu.

Oh iya, buka dashboard WP banyak yang berubah ya, terutama bagian editor.

Ngrasain naik Skytrain dan Kereta Bandara Soekarno-Hatta

By | 19 Januari 2018

Skytrain Soetta

Skytrain Soetta

Minggu, 14 Januari 2018

Ini cerita lumayan latepost tapi gak papa deh, belum sampai 1 minggu jugaĀ ? Jadi ceritanya aku ada rapat 5 hari di JakartaĀ dari tanggal 15 sampai 19 Januari. Rapat atau istilah kerennya konsinyering ini udah sering aku ikut, sebenernya udah bosen juga bolak balik JakartaĀ ?? tapi ya sudah karena pak bos yang minta jadi tetep harus dilaksanakan sepenuh hatiĀ ? Perjalanan kali ini tetep ya ditemenin istri terendutcinta. Tiba-tiba aja ada rencana untuk nyobain kereta baru dari bandara yang lebih dikenal dengan nama Skytrain. Gugling sana-sini dapet informasi kalau mau naik ini kereta harus turun di Terminal 3, lalu naik Skytrain, baru naik kereta bandara. Harga tiketnya sendiri Rp70.000,00 per orang. Berhubung tidak dikejar-kejar waktu, ya udah diniatin buat nyoba ni kereta baru. Beli tiket garuda minggu siang, trus terbang dehhĀ ???

Oh iya sebelum terbang, bagi pembaca yang posisinya di Makassar, tarif tol sekarang udah naik lho. Di gerbang tol Kaluku Bodoa naik dari 8000 jadi 9000 rupiah, lalu di gerbang tol Tamalanrea naik dari 2500 jadi 3500 rupiah. Naik dikit sih, gak terlalu materialĀ ? apalagi kalau pembayaran tol udah pake eToll Card ya gak bakal kerasa. Di tol makasssar sendiri masih ada beberapa gate yang terima uang tunai, tapi cari aman beli aja eToll Card sekarang udah banyak dijual di Indomaret sama Alfamart juga.

Continue reading

Web Developing vs Content Writing

By | 26 Desember 2017

Agak aneh mungkin ya judulnya, intinya begini. Web developingĀ adalah proses pembuatan web yang lebih ke hal-hal berbau teknis. Sebagai contoh mulai dari kita membeli domain dan hosting atau cari gratisan seperti di Blogger, menentukan apakah akan membuat web secara manual koding, pake Framework, atau paling gampang pake CMS. CMS nya sendiri ada macem-macem, ada WordPress, Joomla, Drupal, dan sejenisnya. Setelah itu, kita tentuin tema dan plugin sesuai kebutuhan. Kalau Content Writing adalah proses penulisan artikel-artikel atau konten dari website yang udah kita buat. Bisa berupa berita, pengalaman sehari-hari, review, cerita waktu traveling, dan lain-lain. Lalu apa nih kok tiba-tiba ngomongin Web Developing dan Content Writing, mana diadu lagi. Oke begini sejarahnya..

Sebagai seorang mantan mahasiswa jurusan komputer, aku mulai kenal seluk beluk pembuatan website saat semester 3. Waktu itu salah satu instansi di dalam kampus menawarkan doman dan hosting gratis buat mahasiswa. Ya udah aku gak sia-siain kesempatan ini, langsung deh buat website dan hasilnya bisa dilihat di http://rahmat-set.web.ugm.ac.id ??.  Yah namanya pemula jadinya kayak gitu tuh haha. Seiring berjalannya waktu, aku jadi tahu bahwa aku ini lebih suka membuat website alias Web Developing daripada mengisi webku dengan artikel-artikel atau Content Writing. Beberapa kali aku mengoprek (baca:mengubah,menyesuaikan sesuai keinginan) daleman website seperti bermain di tema, plugin, dan CMS tapi jarang sekali aku menulis di sana, jadinya kosong dan gak menarik. Ibarat Masjid yang dibangun sebagus apapun tapi kalau tidak ada jamaahnya terkesan kosong, hampa, dan tidak bermakna ☹☹☹ Continue reading

Hematnya Transaksi Antar Bank via FLIP

By | 26 Desember 2017

Siapa di antara kalian yang belum pernah melakukan transfer atauĀ transaksi antar bank, pasti pernah kan ya.. Satu poin yang paling mbedain transfer sesama dengan antar bank adalah adanya biaya administrasi. Biaya administrasi ini besarnya macem-macem tergantung asal dan tujuan transfer bank. Sebagai contoh kalau BNI mengenakan biaya transfer ke bank lain sebesar Rp6.500,00. Coba aja kalau dalam sehari kita transfer ke rekening bank yang berbeda-beda, tekor dah pasti itu 6.500 kali berapa transaksi. Untungnya sekarang ada FLIP.

Bagi yang belum tau, FLIP ini adalah layanan untuk melakukan transfer antar bank tanpa biaya. Yap, itu dia kata kuncinya, tanpa biaya. Dengan menggunakan FLIP tentunya akan menghemat biaya administrasi yang dikeluarkan waktu melakukan transaksi antar bank. Kalau baca dari webnya, cara kerjanya cukup simpel. Mereka memiliki suatu rekening jembatanĀ  untuk berbagai macam bank yang akan meneruskan transaksi ke bank tujuan yang sama. Misal nih, aku mau transfer dari BNI ke Mandiri. Continue reading